UJIAN TENGAH SEMESTER
SEMESTER GANJIL
TAHUN AKADEMIK 2015/2016
Mata Kuliah: Pendidikan Pancasila
Program Studi: Teknik Informatika
Nama : Hariri Achmad Azari
Nim : 1510651129
Kelas : C
Pembina : Edhi Siswanto, M.Si.
Hari/Tanggal: Senin, 16 November 2015
1. Pada tahun 1942 Jepang datang ke Indonesia dengan "hakka-ichi-u" serta propaganda "Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya" dan "Tiga A". Jelaskan!
HAKKA-ICHI-U
Adapun restoresi meji sendiri muncul sebagai akibat adanya kekecewaan bangsa jepang kepada keshogunan tokugawa yang di anggap lemah kepada bangsa asing ,seperti amerika serikat inggris prancis dan rusia dengan cara membuka pelabuhan untuk perdagangan bangsa-bangsa tersebut. RESTORESI MEJI juga mebuka jalan kepada jepang untuk menuju kepada zaman baru yang lebih baik.kekaisara mei ji kembali mengobarkan semangat bangsa jepang dengan mengangkat kembali ajaran hakko ichiu.ajaran hakko ichiu pertama kali di temukan oleh kaisar jimmu sekitar abad 66 mhakko ichiu memiliki delapan penjuru bawah satu yang artinya dunia itu terdiri dari delapan penjuru yang merupakan keluarga bangsa besar dan menempatkan jepang adalah pemimpinnya. SHINTO adalah agama asli jepang yang berakar pada kepercayaan animis jepan kuno.
Shinto berasal dari bahasa thionghoa “shen” yaitu roh dan “toa”jalannya dunia bumi dan langit.dengan demikian shinto adalah perjalana roh yang baik.HAKKO ICHIU dianggap sebagai titah dewa yang harus dilaksanakan.SEJAK RESTORASI MEIJI (1668),agama shinto di jadikan agama negara dan mendapat kedudukan ismewa dlm pemerintah.pejabat-pejabat shinto mendapat kedudukan penting dalam kabinet ,dan doktrin-doktrin yang di dasarkan pada shintodipropagandakn pada pemerintah. ISI HAKKO ICHIU ialah jepang adalah pusat dunia dan kaisar sebagai pemimpinnya.RESTORASI MEIJI adalah perubahan meiji dalam segala bidang kehidupan masyarakat guna mengejar ketinggalan dari bangsa barat.pembaruan yang di sebut restorasi meiji itu membawa akibat pada haluan politik jepang.BERDASARKAN KEBIJAKAN IMPERIALIS HAKKO ICHIU JEPANG BERMAKSUD menjadikan asia sebagai kesatuan wilayah di bawah pimpinannya.GAMBAR BENDERA:bendera hakko ichiu i pangkalan udara angkatan darat kekaisaran jepang.slogan hakko ichi d pakai sebagai”semangat pendirian negara”di kalangan para penerbang. HAKKO ICHIU adalah suatu ajaran di jepang yang mengajarkan agar dunia di bentuk menjadi keluarga besar di pimpin oleh bangsa jepang.idiologi hakko ichiu delapan penjuru dunia di bawah satu atap. GAMBAR MONUMEN BATU:semasa perang dunia II,monumen batu dipersembahkan ke kuil shinto,dlm foto monumen batu bertulisan hakko ichiu(kiri)dan buun chokyu(kanan)arti peruntungan abdi dlm peperangandi dalam kuil susanoo. Shinto adalah agama asli jepang yang berakar pada kepercayaan animis jepang kuno. Kata shinto berasal dari bahasa tionghoa, “shen” artinya roh, “tao” berarti jalannya dunia bumi dan langit dengan demikian shinto berarti perjalanan roh yang baik. Menurut shinto hakko ichiu itu diperintahkan oleh jimu tenno (tenno bertama kurang lebih 660 SM) sebagai dewa kepada bangsa jepang untuk membentuk kekeluargaan yang meliputi seluruh dunia. Hakko ichiu di anggap sebagai titah dewa yang harus dilaksanakan.Selanjutnya hakko ichiu di terangkan bahwa bangsa jepang merupakan keluarga yang sah sedangkan bangsa-bangsa lain tidak karena itu boleh memperlakukannya dengan sewenang-wenang sebagai keluarga yang sah jepang berhak atas seluruh dunia agar dunia dapat disusun sebagai satu kekeluargaan.Sejak restorasi meiji (1868), agama shinto dijadikan agama negara dan mendapat kedudukan istimewa dalam pemerintahan. Pejabat-pejabat shinto mendapat kedudukan penting dalam kabinet, dan doktrin-doktrin yang didasarkan pada shinto dipropagandakan oleh pemerintah.isi hakko ichiu dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan pada masa itu . isinya hakko ichiu sebagai berikut: Jepang adalah pusat dunia dan kaisar sebagai pemimpinnya. Kaisar adalah dewa di dunia yang mendapat kedewaannya dari amaterasu omikami langsung. Kami (dewa), melindungi jepang dengan segala kekuatannya hal ini menjadikan jepang suprior, lebih kuat, istimewa dibanding negara lain di dunia semua hal tesebut adalah dasar dari kodushugisa (jalan kekaisaran) sehingga jepang memiliki misi suci untuk menjadikan dunia sebagai satu keluarga dengan jepang sebagai pemimpin.Menurut hasbulla bakri bahwa agama shinto ini memang mempunyai kelebihan, yakni dapat menarik hati golongan atas karena kekolotan mereka, dan dapat menarik hati golongan bawah karena tahayul mereka. Itulah sebabnya agama shinto sering digunakan sebagai alat politik.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Hakko Ichiu (dunia sebgai satu keluarga) adalah ajaran shinto yang mengatakan bahwa Jepang harus menyusun dunia ini sebagai satu “keluarga besar”, dan Jepang bertindak sebagai “kepala keluarga”. Ajaran Hakko Ichiu ini tentunya tak dapat terlaksana tanpa kemajuan yang telah di capai oleh Jepang. Terutama dalam bidang perdagangan dan industri.
KEMAKMURAN BERSAMA ASIA TIMUR RAYA
Pada awal masa Showa pemerintah dan militer kekaisaran jepang menciptakan kawasan kemakmuran bersama asia timur raya. Tujuan dari diciptakannya kawasan kemakmuran bersama asia timur raya yakni untuk mendirikan blok negara-negara asia di bawah pimpinan kekaisaran jepang sehingga bisa terbebas dari kekuatan bangsa barat. Guna mewujudkannya, jepang mencoba menerapkan sistem blok yen atau sering juga disebut imperialisme finansial kepada negara-negara yang menjadi koloni jepang. Perang sino-jepang ke-2 pada tahun 1937 merupakan wujud dari diterapkannya sistem blok yen ini. Fumimaro Konoe yang merupakan perdana menteri jepang pada saat itu berusaha menciptakan negara kesemakmuran bersama Manchukuo, Cina, dan negara lain di Asia agar terbebas dari kolonialisme dan penguasaan bangsa barat. Dalam prakteknya tersebut, jepang juga berusaha mengucilkan Australia dan melakukan operasi militer angkatan laut di samudra Hindia.Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya bisa dibilang sebagai kedok untuk melakukan agresi militer jepang ke Asia Timur yang diawali pada tahun 1937 sampai akhir PD II.Jika dilihat dari segi strategi agresi, istilah Kemakmuran Bersama Asia Timur Rayamerupakan usaha propaganda jepang guna mengendalikan negara koloni nya.
TIGA A
Propaganda Gerakan 3A Jepang Di Indonesia
Propaganda Jepang di Indonesia menganggap Jepang sebagai saudara tua bangsa Asia. Melancarkan semboyan 3A (Jepang pemimpin, Jepang cahaya dan Jepang pelindung Asia). Melancarkan simpati lewat pendidikan berbentuk beasiswa pelajar, berbentuk menarik simpati umat Islam untuk pergi Haji, Menarik simpati organisasi Islam, Melancarkan politik dumping, Mengajak untuk bergabung tokoh-tokoh perjuangan Nasional Dengan cara membebaskan tokoh tersebut dari penahanan Belanda (Poesponegoro dkk, 2010: 24).
Selain propaganda, Jepang juga melakukan berbagai tindakan nyata berupa pembentukan badan-badan kerjasama seperti:
1. Putera (Pusat Tenaga Rakyat) dengan tujuan membujuk kaum Nasionalis sekuler dan intelektual agar menyerahkan tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada Jepang.
2. Jawa Hokokai (Himpunan kebaktian Jawa) merupakan organisasi sentral dan terdiri dari berbagai macam profesi (dokter, pendidik, kebaktian wanita pusat dan perusahaan).
Sebagai kedok mencari dukungan penduduk, Jepang medirikan gerakan Tiga A pada tanggal 29 April 1942, bertepatan dengan Hari Nasional Jepang yakni kelahiran (Tencosetsu) Kaisar Hirohito. Pendiri gerakan ini ialah Hitoshi Simizu, Kepala Sandenbu- Departemen Propaganda Pemerintahan Militer Jepang. Semboyan dan semangat Gerakan Tiga A itu adalah “Nippon cahaya Asia, Nippon pelindung Asia, Nippon pemimpin Asia”. Dengan melalui surat kabar, selebaran, dan siaran radio, sehingga dengan cepat terdengar di kalangan rakyat.
Tujuan dari Gerakan Tiga A adalah untuk meyakinkan rakyat Indonesia atas keputusan tentara Jepang yang tidak terkalahkan, dan meyakinkan pula atas jasa-jasa Jepang kepada rakyat Indonesia yang telah berhasil membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Selain itu, dukungan penduduk adalah untuk kepentingan perang yang nantinya menjadi kepentingan Jepang.
Untuk memimpin Gerakan Tiga A ini diangkat Mr. Samsudin, seorangParindrist dari Jawa Barat. Barisan pemudanya di percayakan kepada Sukarjo Wirjopranoto, juga seorang Parisndrist (Panyarikan, 1993:77).
Organisasi ini merupakan organisasi pertama yang didirikan oleh Jepang. Organisasi ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kaum pergerakan untuk menempa diri, mempertebal semangat. Sukardjo Wirjopranoto, pemimpin barisan pemuda Gerakan Tiga A, menggunakan kesempatan ini untuk menggembleng pemuda dengan semangat kebangsaan.
Gerakan 3A meliputi berbagai bidang pendidikan. Karena secara formal bidang inilah yang dalam waktu singkat dapat memenuhi sasaran untuk menampung pemuda-pemuda dalam jumlah yang cukup besar (Panyarikan, 1993: 79).
Sekolah-sekolah berjalan menurut sistem pendidikan Jepang. Pada bulan Mei 1942, Gerakan Tiga A mendirikan Sasan A aeinen Kunrensyo (Pendidikan pemuda Tiga) di Jatinegara. Pemimpin dari pendidikan ini terdiri dari seorang Jepang dan Seorang Indonesia, yang keduanya adalah anggota Gerakan Tiga A. Pendidikan Gerakan Tiga A ini merupakan kursus kilat yang lamanya hanya setengah bulan, dan para pemuda kursus terdiri dari kaum remaja berusia 14-18 tahun.
Cara-cara pendidikan yang diberikan oleh Jepang cukup unik. Mulai pagi-pagi sekali harus sudah bangun tidur, lalu dilatih olahraga bersama-sama. Setelah itu baru bekerja sebagai tukang masak di dapur, tukang kebun, tukang sapu, dan sebagainya. Jadi tidak ada yang duduk ataupun menganggur. Dan ketika hari sudah mulai siang, maka mereka akan mulai melakukan pendidikan olahraga yang terdiri dari gerak badan bermain Sumo, Jujitsu, adu perang, dan lain sebagainya. Terkadang para pemuda itu juga harus bekerja menggali tanah. Dalam segala hal sangat dipentingkan soal disiplin, sopan santun dan tata tertib dalam pekerjaan. Pada malam hari para pemuda belajar bahasa Jepang. Dengan jalan inilah orang berharap dapat membentuk pemuda yang bersemangat dan berjasa untuk masyarakat.
Tetapi pada kenyataannya Gerakan Tiga A kurang begitu populer dikalangan rakyat, karena sangat berbau Jepang. Mohammad Hatta dalam Memoir menyatakan bahwa Gerakan Tiga A itu umum dibenci orang, lebih banyak menggolong daripada menolong dan untuk kaum intelektual yang telah bergerak dalam bidang politik Gerakan Tiga A dianggap kurang menarik karena tidak ada manfaatnya dalam perjuangan mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia, maka pada akhir tahun 1942 Gerakan Tiga A dibubarkan.
Pengaruh Propaganda Gerakan 3A Jepang Di Indonesia
Kedatangan pasukan Jepang dengan segala propagandanya merupakan mimpi buruk bagi bangsa Indonesia yang mengharapkan terbebas dari belenggu penjajahan (Kartodirjo, 1993: 148). Berbagai tindakan pemerintahan bala tentara Jepang sangat menyengsarakan bangsa Indonesia:
a. Pemerasan Sumber Daya Alam
Cara-cara Jepang untuk mengeruk kekayaan alam atau bahan mentah guna kepentingan industri perang diantaranya:
· Semua harta peninggalan Belanda di Indonesia di sita
· Melakukan monopoli penjualan hasil perkebunan
· Melancarkan kampanye pengerahan barang-barang dan menambah bahan pangan secara besar besaran
· Tanaman perkebunan yang tidak berguna dimusnahkan dan diganti dengan tanaman pangan
· Takyat hanya boleh memiliki 40 % dari hasil panen, sedangkan yang 60 % harus diserahkan kepada Jepang
· Rakyat dibebani tambahan untuk menanam pohon jarak sebagai bahan minyak pelumas senjata dan mesin perang.
b. Pemerasan Sumbar Daya Manusia
Untuk memanfaatkan tenaga bangsa Indonesia dalam membantu kepentingan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya, pemerintah bala tentara Jepang melaksanakan:
· Romusha
Bentuk kerja paksa seperti halnya pada masa pemerintahan Hindia Belanda (Kerja Rodi) juga terjadi pada masa pendudukan bala tentara Jepang, yang disebut dengan Romusha. Para tenaga kerja paksa ini dipaksa sebagai tenaga pengangkut bahan tambang (batu bara), pembuatan rel kereta api serta mengangkut hasil hasil perkebunan.Tidak terhitung berapa ratus ribu bahkan jutaan rakyat Indonesia yang menjadi korban romusha. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia terhadap Romusha, Jepang menyebut romusha sebagai “Pahlawan Pekerja/Prajurit Ekonomi”.
Upaya Jepang untuk mempertahankan Indonesia sebagai wilayah kekuasaannya serta menarik simpati rakyat Indonesia menimbulkan beberapa pengaruh terhadap bangsa Indonesia meliputi bidang:
1. Bidang Politik
2. Bidang pemerintahan
3. Bidang Ekonomi
4. Bidang Sosial Budaya
5. Bidang Pergerakan Nasional
2.Cita-cita di dirikannya NKRI tercantum di Pembukaan UUD 1945. Bagaimanakah cita-cita tersebut jika dikaitkan dengan kondisi NKRI saat ini? Jelaskan dan berikan contoh faktual!
Pembukaan UUD 1945
"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."
"Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur."
"Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya."
"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :
Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."
Cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum pada pembukaan UUD 1945:
Mewujudkan Negara Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmurMelindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.Memajukan kesejahteraan umum.Mencerdaskan kehidupan bangsa.Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Jika dikaitkan dengan keadaan Indonesia saat ini maka cita-cita Indonesia yang tercantum pada pembukaan UUD 1945 masih belum tercapai sepenuhnya karena hukum di Indonesia masih belum sepenuhnya karena masih tajam kebawah dan tumpul keatas, contohnya koruptor seperti gayus tambunan mendapat perlakuan spesial tetapi ada nenek yang hanya mengambil kayu di belakang rumahnya malah di tuduh mencuri dan di hukum sangat berat. Belum lagi Indonesia masih belum bias mensejahterakan rakyatnya masih banyak rakyat yang menderita kekurangan dan masih belum makmur contohnya saja angka kemiskinan di Indonesia masih saja tinggi.
SEMESTER GANJIL
TAHUN AKADEMIK 2015/2016
Mata Kuliah: Pendidikan Pancasila
Program Studi: Teknik Informatika
Nama : Hariri Achmad Azari
Nim : 1510651129
Kelas : C
Pembina : Edhi Siswanto, M.Si.
Hari/Tanggal: Senin, 16 November 2015
1. Pada tahun 1942 Jepang datang ke Indonesia dengan "hakka-ichi-u" serta propaganda "Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya" dan "Tiga A". Jelaskan!
HAKKA-ICHI-U
Adapun restoresi meji sendiri muncul sebagai akibat adanya kekecewaan bangsa jepang kepada keshogunan tokugawa yang di anggap lemah kepada bangsa asing ,seperti amerika serikat inggris prancis dan rusia dengan cara membuka pelabuhan untuk perdagangan bangsa-bangsa tersebut. RESTORESI MEJI juga mebuka jalan kepada jepang untuk menuju kepada zaman baru yang lebih baik.kekaisara mei ji kembali mengobarkan semangat bangsa jepang dengan mengangkat kembali ajaran hakko ichiu.ajaran hakko ichiu pertama kali di temukan oleh kaisar jimmu sekitar abad 66 mhakko ichiu memiliki delapan penjuru bawah satu yang artinya dunia itu terdiri dari delapan penjuru yang merupakan keluarga bangsa besar dan menempatkan jepang adalah pemimpinnya. SHINTO adalah agama asli jepang yang berakar pada kepercayaan animis jepan kuno.
Shinto berasal dari bahasa thionghoa “shen” yaitu roh dan “toa”jalannya dunia bumi dan langit.dengan demikian shinto adalah perjalana roh yang baik.HAKKO ICHIU dianggap sebagai titah dewa yang harus dilaksanakan.SEJAK RESTORASI MEIJI (1668),agama shinto di jadikan agama negara dan mendapat kedudukan ismewa dlm pemerintah.pejabat-pejabat shinto mendapat kedudukan penting dalam kabinet ,dan doktrin-doktrin yang di dasarkan pada shintodipropagandakn pada pemerintah. ISI HAKKO ICHIU ialah jepang adalah pusat dunia dan kaisar sebagai pemimpinnya.RESTORASI MEIJI adalah perubahan meiji dalam segala bidang kehidupan masyarakat guna mengejar ketinggalan dari bangsa barat.pembaruan yang di sebut restorasi meiji itu membawa akibat pada haluan politik jepang.BERDASARKAN KEBIJAKAN IMPERIALIS HAKKO ICHIU JEPANG BERMAKSUD menjadikan asia sebagai kesatuan wilayah di bawah pimpinannya.GAMBAR BENDERA:bendera hakko ichiu i pangkalan udara angkatan darat kekaisaran jepang.slogan hakko ichi d pakai sebagai”semangat pendirian negara”di kalangan para penerbang. HAKKO ICHIU adalah suatu ajaran di jepang yang mengajarkan agar dunia di bentuk menjadi keluarga besar di pimpin oleh bangsa jepang.idiologi hakko ichiu delapan penjuru dunia di bawah satu atap. GAMBAR MONUMEN BATU:semasa perang dunia II,monumen batu dipersembahkan ke kuil shinto,dlm foto monumen batu bertulisan hakko ichiu(kiri)dan buun chokyu(kanan)arti peruntungan abdi dlm peperangandi dalam kuil susanoo. Shinto adalah agama asli jepang yang berakar pada kepercayaan animis jepang kuno. Kata shinto berasal dari bahasa tionghoa, “shen” artinya roh, “tao” berarti jalannya dunia bumi dan langit dengan demikian shinto berarti perjalanan roh yang baik. Menurut shinto hakko ichiu itu diperintahkan oleh jimu tenno (tenno bertama kurang lebih 660 SM) sebagai dewa kepada bangsa jepang untuk membentuk kekeluargaan yang meliputi seluruh dunia. Hakko ichiu di anggap sebagai titah dewa yang harus dilaksanakan.Selanjutnya hakko ichiu di terangkan bahwa bangsa jepang merupakan keluarga yang sah sedangkan bangsa-bangsa lain tidak karena itu boleh memperlakukannya dengan sewenang-wenang sebagai keluarga yang sah jepang berhak atas seluruh dunia agar dunia dapat disusun sebagai satu kekeluargaan.Sejak restorasi meiji (1868), agama shinto dijadikan agama negara dan mendapat kedudukan istimewa dalam pemerintahan. Pejabat-pejabat shinto mendapat kedudukan penting dalam kabinet, dan doktrin-doktrin yang didasarkan pada shinto dipropagandakan oleh pemerintah.isi hakko ichiu dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan pada masa itu . isinya hakko ichiu sebagai berikut: Jepang adalah pusat dunia dan kaisar sebagai pemimpinnya. Kaisar adalah dewa di dunia yang mendapat kedewaannya dari amaterasu omikami langsung. Kami (dewa), melindungi jepang dengan segala kekuatannya hal ini menjadikan jepang suprior, lebih kuat, istimewa dibanding negara lain di dunia semua hal tesebut adalah dasar dari kodushugisa (jalan kekaisaran) sehingga jepang memiliki misi suci untuk menjadikan dunia sebagai satu keluarga dengan jepang sebagai pemimpin.Menurut hasbulla bakri bahwa agama shinto ini memang mempunyai kelebihan, yakni dapat menarik hati golongan atas karena kekolotan mereka, dan dapat menarik hati golongan bawah karena tahayul mereka. Itulah sebabnya agama shinto sering digunakan sebagai alat politik.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Hakko Ichiu (dunia sebgai satu keluarga) adalah ajaran shinto yang mengatakan bahwa Jepang harus menyusun dunia ini sebagai satu “keluarga besar”, dan Jepang bertindak sebagai “kepala keluarga”. Ajaran Hakko Ichiu ini tentunya tak dapat terlaksana tanpa kemajuan yang telah di capai oleh Jepang. Terutama dalam bidang perdagangan dan industri.
KEMAKMURAN BERSAMA ASIA TIMUR RAYA
Pada awal masa Showa pemerintah dan militer kekaisaran jepang menciptakan kawasan kemakmuran bersama asia timur raya. Tujuan dari diciptakannya kawasan kemakmuran bersama asia timur raya yakni untuk mendirikan blok negara-negara asia di bawah pimpinan kekaisaran jepang sehingga bisa terbebas dari kekuatan bangsa barat. Guna mewujudkannya, jepang mencoba menerapkan sistem blok yen atau sering juga disebut imperialisme finansial kepada negara-negara yang menjadi koloni jepang. Perang sino-jepang ke-2 pada tahun 1937 merupakan wujud dari diterapkannya sistem blok yen ini. Fumimaro Konoe yang merupakan perdana menteri jepang pada saat itu berusaha menciptakan negara kesemakmuran bersama Manchukuo, Cina, dan negara lain di Asia agar terbebas dari kolonialisme dan penguasaan bangsa barat. Dalam prakteknya tersebut, jepang juga berusaha mengucilkan Australia dan melakukan operasi militer angkatan laut di samudra Hindia.Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya bisa dibilang sebagai kedok untuk melakukan agresi militer jepang ke Asia Timur yang diawali pada tahun 1937 sampai akhir PD II.Jika dilihat dari segi strategi agresi, istilah Kemakmuran Bersama Asia Timur Rayamerupakan usaha propaganda jepang guna mengendalikan negara koloni nya.
TIGA A
Propaganda Gerakan 3A Jepang Di Indonesia
Propaganda Jepang di Indonesia menganggap Jepang sebagai saudara tua bangsa Asia. Melancarkan semboyan 3A (Jepang pemimpin, Jepang cahaya dan Jepang pelindung Asia). Melancarkan simpati lewat pendidikan berbentuk beasiswa pelajar, berbentuk menarik simpati umat Islam untuk pergi Haji, Menarik simpati organisasi Islam, Melancarkan politik dumping, Mengajak untuk bergabung tokoh-tokoh perjuangan Nasional Dengan cara membebaskan tokoh tersebut dari penahanan Belanda (Poesponegoro dkk, 2010: 24).
Selain propaganda, Jepang juga melakukan berbagai tindakan nyata berupa pembentukan badan-badan kerjasama seperti:
1. Putera (Pusat Tenaga Rakyat) dengan tujuan membujuk kaum Nasionalis sekuler dan intelektual agar menyerahkan tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada Jepang.
2. Jawa Hokokai (Himpunan kebaktian Jawa) merupakan organisasi sentral dan terdiri dari berbagai macam profesi (dokter, pendidik, kebaktian wanita pusat dan perusahaan).
Sebagai kedok mencari dukungan penduduk, Jepang medirikan gerakan Tiga A pada tanggal 29 April 1942, bertepatan dengan Hari Nasional Jepang yakni kelahiran (Tencosetsu) Kaisar Hirohito. Pendiri gerakan ini ialah Hitoshi Simizu, Kepala Sandenbu- Departemen Propaganda Pemerintahan Militer Jepang. Semboyan dan semangat Gerakan Tiga A itu adalah “Nippon cahaya Asia, Nippon pelindung Asia, Nippon pemimpin Asia”. Dengan melalui surat kabar, selebaran, dan siaran radio, sehingga dengan cepat terdengar di kalangan rakyat.
Tujuan dari Gerakan Tiga A adalah untuk meyakinkan rakyat Indonesia atas keputusan tentara Jepang yang tidak terkalahkan, dan meyakinkan pula atas jasa-jasa Jepang kepada rakyat Indonesia yang telah berhasil membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Selain itu, dukungan penduduk adalah untuk kepentingan perang yang nantinya menjadi kepentingan Jepang.
Untuk memimpin Gerakan Tiga A ini diangkat Mr. Samsudin, seorangParindrist dari Jawa Barat. Barisan pemudanya di percayakan kepada Sukarjo Wirjopranoto, juga seorang Parisndrist (Panyarikan, 1993:77).
Organisasi ini merupakan organisasi pertama yang didirikan oleh Jepang. Organisasi ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kaum pergerakan untuk menempa diri, mempertebal semangat. Sukardjo Wirjopranoto, pemimpin barisan pemuda Gerakan Tiga A, menggunakan kesempatan ini untuk menggembleng pemuda dengan semangat kebangsaan.
Gerakan 3A meliputi berbagai bidang pendidikan. Karena secara formal bidang inilah yang dalam waktu singkat dapat memenuhi sasaran untuk menampung pemuda-pemuda dalam jumlah yang cukup besar (Panyarikan, 1993: 79).
Sekolah-sekolah berjalan menurut sistem pendidikan Jepang. Pada bulan Mei 1942, Gerakan Tiga A mendirikan Sasan A aeinen Kunrensyo (Pendidikan pemuda Tiga) di Jatinegara. Pemimpin dari pendidikan ini terdiri dari seorang Jepang dan Seorang Indonesia, yang keduanya adalah anggota Gerakan Tiga A. Pendidikan Gerakan Tiga A ini merupakan kursus kilat yang lamanya hanya setengah bulan, dan para pemuda kursus terdiri dari kaum remaja berusia 14-18 tahun.
Cara-cara pendidikan yang diberikan oleh Jepang cukup unik. Mulai pagi-pagi sekali harus sudah bangun tidur, lalu dilatih olahraga bersama-sama. Setelah itu baru bekerja sebagai tukang masak di dapur, tukang kebun, tukang sapu, dan sebagainya. Jadi tidak ada yang duduk ataupun menganggur. Dan ketika hari sudah mulai siang, maka mereka akan mulai melakukan pendidikan olahraga yang terdiri dari gerak badan bermain Sumo, Jujitsu, adu perang, dan lain sebagainya. Terkadang para pemuda itu juga harus bekerja menggali tanah. Dalam segala hal sangat dipentingkan soal disiplin, sopan santun dan tata tertib dalam pekerjaan. Pada malam hari para pemuda belajar bahasa Jepang. Dengan jalan inilah orang berharap dapat membentuk pemuda yang bersemangat dan berjasa untuk masyarakat.
Tetapi pada kenyataannya Gerakan Tiga A kurang begitu populer dikalangan rakyat, karena sangat berbau Jepang. Mohammad Hatta dalam Memoir menyatakan bahwa Gerakan Tiga A itu umum dibenci orang, lebih banyak menggolong daripada menolong dan untuk kaum intelektual yang telah bergerak dalam bidang politik Gerakan Tiga A dianggap kurang menarik karena tidak ada manfaatnya dalam perjuangan mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia, maka pada akhir tahun 1942 Gerakan Tiga A dibubarkan.
Pengaruh Propaganda Gerakan 3A Jepang Di Indonesia
Kedatangan pasukan Jepang dengan segala propagandanya merupakan mimpi buruk bagi bangsa Indonesia yang mengharapkan terbebas dari belenggu penjajahan (Kartodirjo, 1993: 148). Berbagai tindakan pemerintahan bala tentara Jepang sangat menyengsarakan bangsa Indonesia:
a. Pemerasan Sumber Daya Alam
Cara-cara Jepang untuk mengeruk kekayaan alam atau bahan mentah guna kepentingan industri perang diantaranya:
· Semua harta peninggalan Belanda di Indonesia di sita
· Melakukan monopoli penjualan hasil perkebunan
· Melancarkan kampanye pengerahan barang-barang dan menambah bahan pangan secara besar besaran
· Tanaman perkebunan yang tidak berguna dimusnahkan dan diganti dengan tanaman pangan
· Takyat hanya boleh memiliki 40 % dari hasil panen, sedangkan yang 60 % harus diserahkan kepada Jepang
· Rakyat dibebani tambahan untuk menanam pohon jarak sebagai bahan minyak pelumas senjata dan mesin perang.
b. Pemerasan Sumbar Daya Manusia
Untuk memanfaatkan tenaga bangsa Indonesia dalam membantu kepentingan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya, pemerintah bala tentara Jepang melaksanakan:
· Romusha
Bentuk kerja paksa seperti halnya pada masa pemerintahan Hindia Belanda (Kerja Rodi) juga terjadi pada masa pendudukan bala tentara Jepang, yang disebut dengan Romusha. Para tenaga kerja paksa ini dipaksa sebagai tenaga pengangkut bahan tambang (batu bara), pembuatan rel kereta api serta mengangkut hasil hasil perkebunan.Tidak terhitung berapa ratus ribu bahkan jutaan rakyat Indonesia yang menjadi korban romusha. Untuk menarik simpati bangsa Indonesia terhadap Romusha, Jepang menyebut romusha sebagai “Pahlawan Pekerja/Prajurit Ekonomi”.
Upaya Jepang untuk mempertahankan Indonesia sebagai wilayah kekuasaannya serta menarik simpati rakyat Indonesia menimbulkan beberapa pengaruh terhadap bangsa Indonesia meliputi bidang:
1. Bidang Politik
2. Bidang pemerintahan
3. Bidang Ekonomi
4. Bidang Sosial Budaya
5. Bidang Pergerakan Nasional
Pembukaan UUD 1945
"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."
"Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur."
"Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya."
"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :
Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."
Cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum pada pembukaan UUD 1945:
Mewujudkan Negara Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmurMelindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.Memajukan kesejahteraan umum.Mencerdaskan kehidupan bangsa.Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Jika dikaitkan dengan keadaan Indonesia saat ini maka cita-cita Indonesia yang tercantum pada pembukaan UUD 1945 masih belum tercapai sepenuhnya karena hukum di Indonesia masih belum sepenuhnya karena masih tajam kebawah dan tumpul keatas, contohnya koruptor seperti gayus tambunan mendapat perlakuan spesial tetapi ada nenek yang hanya mengambil kayu di belakang rumahnya malah di tuduh mencuri dan di hukum sangat berat. Belum lagi Indonesia masih belum bias mensejahterakan rakyatnya masih banyak rakyat yang menderita kekurangan dan masih belum makmur contohnya saja angka kemiskinan di Indonesia masih saja tinggi.
